Get Adobe Flash player

Ulti Clocks content
Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHARI INI29
mod_vvisit_counterKEMARIN36
mod_vvisit_counterMINGGU INI29
mod_vvisit_counterBULAN INI1015
mod_vvisit_counterSEMUA18405

Makna Lambang Kota Lubuklinggau

Makna Lambang Pemerintah Kota Lubuklinggau

Prisai merupakan alat perlindungan dalam pertempuran, dari bentuk prisai dimana terdapat  5 ( lima ) buah sudut yang mencerminkan Kota Lubuklinggau merupakan bagian wilayah Republik Indonesia yang mempunyai 5 ( lima ) unsur pramugari Pertahanan  Negara yang berasal dan timbul dari rakyat sendiri yakni :

  1. Angkatan Darat
  2. Angkatan Laut
  3. Angkatan Udara
  4. Kepolisian
  5. Pemerintahan Sipil

 

    

Background merah melambangkan kerja keras, semangat tinggi, berani, memberikan makna pada penyelenggara pemerintahan terdiri dari pahlawan-pahlawan, ilmuan, cendikiawan juga lapisan masyarakat sebagai tombak perkembangan daerah menuju Adil dan Makmur di Kota Lubuklinggau.

 

    

Bukit sulap yang terletak di Radius Kota Lubuklinggau berwarna hijau memberikan makna subur, makmur, berkemauan keras, tumbuh segar

 

Roda Kemudi Kapal melambangkan penyelenggaraan roda Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh  pemerintah  kota.

 

Warna kuning emas padi melambangkan biji padi masak merupakan sumberdaya potensi yang cerah sudah pantas dikelolah dan Hijau / putih Kapas merupakan lambang, luhur, tumbuh segar, subur makmur sebagai sumber kelangsungan hidup masyarakat yang dijumpai sepanjang musim.

 

5 garis Kuning Emas bergelombang melambangkan potensi yang cerah perlu dilestarikan merupakan bermacam budaya Asli dan campuran yang berada di Kota Lubuklinggau mereka saling mengerti baik bahasa maupun adat istiadat :

  1. Bahasa adat Musi
  2. Bahasa adat Rawas
  3. Bahasa adat Saling
  4. Bahasa adat Rejang
  5. Bahasa adat Campuran

 

3 garis segitiga kuning emas bertemu titik sudut pandang kearah Pusat Kota melambangkan potensi yang cerah perlu digali, dikembangkan merupakan kota Transit yang dapat menghubungkan 3 kota antara lain Jambi, Lampung, Bengkulu.

 

Sungai kelingi berwarna biru melambangkan menghimpun, cerah semangat tinggi sebagai potensi  alam yang terus dikembangkan menjadi Sumber Kehidupan Masyarakat.

 

Warna Putih Pita melambangkan tali pemersatu antar masyarakat berdasarkan keluhuran, kesucian dan bertuliskan SEBIDUK SEMARE Secara Konotasi Sebiduk berarti  Tempat atau Wadah Semare Berarti Tujuan.

Sebiduk Semare Berarti Satu Wadah/ Tempat dengan Satu Tujuan.